Profil Nahwu Center
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta'ala, Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Shallalahu 'alaihi Wassalam, serta keluarga, para sahabat dan pengikutnya yang setia, hingga akhir masa. Amin.
LP3NC (Lembaga pendidikan, penelitian, dan pengembangan Nahwu Center), telah menyiapkan konsep literatur-literatur nahwu dengan bentuk klasik dan kontemporer. Bersedia mengadakan pelatihan singkat, menengah dan periodik. Menjalin hubungan dengan lembaga pendidikan islam seperti Madrasah, Pesantren dan lembaga-lembaga pendidikan umum seperti SLTP, SLTA dan Perguruan Tinggi.
Sejarah Nahwu Center
Sejarah pendirian Lembaga Nahwu Center dimulai sejak tahun 1983 di Thawalib Padang Panjang. Pada awal pendiriannya hanya diikuti beberapa orang peserta dengan literatur yang terbatas. Kemudian di tahun yang sama pada akhir tahun 1983 mulai bergerak kegiatannya di Kampung Bali Jakarta Pusat. Tapi calon siswanya pada saat itu bukanlah mereka dari latar belakang pesantren atau sekolah agama yang senantiasa menggarap ilmu Arabiyah. Mereka dari pendidikan umum dalam berbagai bidang studi di beberapa Universitas umum seperti Universitas Indonesia, Unkris, Trisakti. Namun berkat motivasi yang kuat sebagian besar mereka berhasil mendapatkan ilmu Nahwu dengan sistem al-arrowi. sebagian mereka sudah masuk dalam kegiatan da'wah dan mengajar pada lingkungannya sendiri.
Nahwu Center adalah cikal bakal ilmu turunan daripada pendahulu yang telah berjasa besar dalam pengajaran, penelitian dan pengembangannya di kalangan sekolah-sekolah Islam dari perguruan, pesantren dan perguruan tinggi negeri dan swasta.
Di antara mereka yang berjasa dalam bidang ini yang tidak perlu disangsikan lagi adalah Abdul Hamid Hakim atau yang dikenal dengan Tuangku Mudo. Seorang ulama yang tidak pernah belajar ke benua Arabiyah tapi berkat keikhlasannya sudah menghasilkan karya-karya hasil tulisannya berbahasa Arab dari berbagai bidang ilmu. Karyanya antara lain almu'minun Mubien dalam bidang Fiqih dan as-Sulam dalam bidang Ushul Fiqh dan buku Faroid (hukum waris) dan banyak lainnya yang sampai sekarang masih dipakai di sekolah-sekolah di Indonesia dan Malaysia.
Dan, murid beliau ustadz Mawardi Muhammad salah seorang kader yang melanjutkan ijtihad ilmiah dan kemudian berhasil membuat karya tulis dalam bidang Nahwu dan Shorof dengan bukunya antara lain; Sabilu an-Nahwiyah (bidang ilmu Nahwu)dan Sabilul adz-dzorof (bidang ilmu shorof), beliau buya Mawardi Muhammad menulis dalam berbagai bidang ilmu seperti ilmu Hadits, ilmu Faroid dan lain-lain smuanya ditulis dengan bahasa Arab.
